• Ea eam labores imperdiet, apeirian democritum ei nam, doming neglegentur ad vis. Ne malorum ceteros feugait quo, ius ea liber offendit placerat, est habemus aliquyam legendos id.
  • Ea eam labores imperdiet, apeirian democritum ei nam, doming neglegentur ad vis. Ne malorum ceteros feugait quo, ius ea liber offendit placerat, est habemus aliquyam legendos id.
  • Ea eam labores imperdiet, apeirian democritum ei nam, doming neglegentur ad vis. Ne malorum ceteros feugait quo, ius ea liber offendit placerat, est habemus aliquyam legendos id.
Showing posts with label Ikan Beronang. Show all posts
Showing posts with label Ikan Beronang. Show all posts

0 Biologi Populasi Ikan Beronang Lingkis

Saturday Labels: ,
BIOLOGI POPULASI IKAN BARONANG LINGKIS (S. canaliculatus)
DI PERAIRAN KECAMATAN BUA KABUPATEN LUWU

Jalil, Achmar Mallawa dan Syamsu Alam Ali
Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan Universitas Hasanuddin

ABSTRACT

The result showed that the rabbit fish in Bua Sub district Waters could be divided into 4 age groups with different growth parameters : L∞ = 281,55 mm, K = 0,061 in three months, and t0 = 0,71 in three months. The natural Mortality rate was greater than that of fishing mortality. The exploitation rate had exceeded its optimum limit. The correlation between the exploitation rate and population structure had shown a significant different between the caught. The condition of the coral reefs had also been damaged at certain depth.

Key words: Biology, population, rabbit fish, and coral reefs.
Read more

0 Distribusi Spasial Ikan Beronang

DISTRIBUSI SPASIAL IKAN BERONANG (Siganus canaliculatus)
DI PADANG LAMUN SELAT LONTHOIR,
KEPULAUAN BANDA, MALUKU1)


MUNIRA2), SULISTIONO3) & ZAIRION3)

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui distribusi spasial ikan beronang pada tiga daerah segmentasi lamun di Selat Lonthoir yang dilakukan sejak bulan Juli sampai Desember 2009. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa kerapatan rata-rata jenis lamun di ketiga stasiun berkisar antara 7.48 hingga 235.50 teg/m2 dengan kerapatan jenis tertinggi adalah Cymodocea rotundata di stasiun 1 dan 2 serta Thallasia hempricii di stasiun 3. Kelimpahan ikan tertinggi ditemui pada stasiun 1 dan yang terendah adalah stasiun 2. Uji non parametrik Kruskal-Wallis Test terhadap kelimpahan ikan beronang baik pada ikan jantan maupun betina di ketiga stasiun menunjukkan bahwa distribusi kelimpahannya tidak berbeda nyata. Analisis Faktorial Koresponden yang diverifikasi dengan Analysis Cluster memperlihatkan adanya dua kelompok habitat. Kelompok pertama adalah stasiun 1 dan Kelompok kedua terdiri dari stasiun 2 dan 3.

Kata kunci: distribusi spasial, ikan beronang, padang lamun, Selat Lonthoir

----------------------
1) Makalah disampaikan pada Seminar Nasional Ikan VI & Kongres Masyarakat Iktiologi Indonesia III di Cibinong-Jabar, 8-9 JUni 2010
2) Sekolah Tinggi Perikanan Hatta-Sjahrir Banda Naira
3) Departemen Manajemen Sumberdaya Perairan, FPIK IPB
(download fulltext.pdf)
Read more
 
REFERENSI ILMIAH WILAYAH PESISIR & LAUT © 2010 | Designed by Blogger Hacks | Blogger Template by ColorizeTemplates